Ringkasan Terperinci dariKepala Las Laser Terbang
Materi ini mencakup nama-nama komponen, definisi, prinsip, parameter desain, dan perhitungan rumus, serta dapat diterapkan pada...pengelasan pemindaian kecepatan tinggi(seperti sistem galvanometer) atau aplikasi pengelasan jarak jauh.
1. Komposisi dan Definisi Kepala Las Laser Terbang
Pengelasan terbang (Pengelasan Laser Pemindaian) mewujudkan pemfokusan dinamis melalui galvanometer berkecepatan tinggi yang memantulkan sinar laser, dan cocok untuk area yang luas danpengelasan kecepatan tinggiKomponen intinya adalah sebagai berikut:
1. Modul Kolimasi Berkas
Kolimator
Fungsi: Mengubah keluaran laser divergen (NA=0,1~0,22) dari serat optik menjadi berkas paralel.
Parameter utama: Panjang fokus fcoll, diameter berkas terkolimasi Dcoll.
Rumus:
1.2 Sistem Pemindaian Galvanometer
Cermin Galvo Sumbu X/Y
Fungsi: Mengubah arah pancaran cahaya melalui cermin berputar kecepatan tinggi untuk mencapai pemindaian bidang dua dimensi.
Parameter utama: Kecepatan pemindaian (biasanya ≥10m/s), akurasi pemosisian berulang (<±5μrad), ukuran cermin (harus mencakup diameter berkas Dcoll).
Motor galvanometer: Motor servo atau motor galvanometer dengan waktu respons <1ms.
1.3 Modul Pemfokusan Dinamis (Lensa F-Theta atau Galvanometer + Lensa Bidang Datar)
Lensa F-Theta
Fungsi: Mengubah sudut defleksi galvanometer menjadi perpindahan linier pada bidang untuk menjaga konsistensi fokus.
Rumus-rumus kunci:
2. Prinsip Kerja
Jalur pancaran sinar: Laser → Kolimator → Galvanometer X → Galvanometer Y → Lensa F-Theta → Permukaan benda kerja.
Fokus dinamis:
Ketika sudut defleksi galvanometer adalah θ, posisi fokus (x, y) dikonversi oleh lensa F-Theta sebagai berikut:
3. Parameter dan Rumus Desain Utama
3.1 Perhitungan Ukuran Spot
Diameter titik fokus d (batas difraksi):
3.2 Jangkauan Pemindaian dan Sudut Galvanometer
Jangkauan pemindaian maksimum L:
3.3 Kecepatan dan Percepatan Pengelasan
Kecepatan linier v
3.4 Kedalaman Fokus (DOF)
3.5 Kepadatan Daya dan Masukan Energi
Kepadatan daya I:
Kepadatan energi E (pengelasan pulsa):
4. Penyimpangan dan Desain Optimasi
4.1 Koreksi Aberasi Lensa F-Theta
Distorsi: Harus memenuhi r∝θ, dan distorsi nonlinier harus <0,1%.
Kelengkungan bidang: Merancang bidang datar melalui kelompok multi-lensa.
4.2 Kesalahan Sinkronisasi Galvanometer
Penundaan galvanometer X/Y harus <1μs untuk menghindari bintik elips.
5. Contoh Proses Desain
Persyaratan masukan: Rentang pemindaian L, ukuran titik d, kecepatan pengelasan v. Pilih lensa F-Theta: Tentukan fθ sesuai dengan L=2fθtan(θmax).
Hitung parameter galvanometer: Kecepatan sudut ω=v/fθ, dan verifikasi kinerja galvanometer.
Verifikasi kualitas titik fokus: Optimalkan aberasi kelompok lensa melalui Zemax/OpticStudio.
6. Tindakan Pencegahan
Manajemen termal: Galvanometer dan lensa memerlukan pendinginan air pada daya tinggi (seperti >1kW).
Perlindungan anti-benturan: Galvanometer memerlukan pengereman darurat untuk menghindari benturan mekanis.
Kalibrasi: Lakukan kalibrasi koaksialitas jalur optik secara berkala (penyimpangan <0,05 mm).
Waktu posting: 04-Agustus-2025










